berita top

 
 

Komandan Korem 043/Garuda Hitam Kol. Inf. Hadi Basuki memberi kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Teknokrat Indonesia yang mengikuti program pengenalan orientasi perguruan tinggi, Jumat (21/7/2017).

Dua mahasiswa universitas Teknokrat Indonesia terpilih menjadi anggota Paduan Suara Gita Bahana Nusantara ( PS GBN). Yaitu Afif Danag Widiyanto untuk kategori tenor dan Nurul Hakim (kategori bas). Kedua mahasiswa jurusan S-1 sistem informasi tersebut juga tergabung dalam UKM Paduan Suara Mahasiswa Teknokrat.

Sebelumnya, Danang dan Hakim mengikuti seleksi yang diadakan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung pada 20 April di Balai Keratun. Setelah dinyatakan lolos, keduanya kemudian menjalani proses karantina sejak tanggal 1-19 Agustus di Wisma Kinasih Depok. Pembina paduan suara Teknokrat Ryan Randy Suryono, M.Kom. memaparkan, kedua mahasiswa binaanya akan mempelajari partitur lagu-lagu nasional juga lagu medley nusantara

“Gita Bahana Nusantara Tahun 2017 sudah melakukan gelaran perdana pada acara pembukaan peserta Pemilihan Guru dan Tenaga Pendidikan Berprestasi  dan Berdedikasi Tingkat Nasional Tahun 2017 di Plaza insan Beprestasi, gedung A Kemdikbud, 14 Agustus,” tambahnya.

Gita Bahana Nusantara 2017 tampil dihadapan Mentri pendidikan dan kebudayaan Muhadjir Effendy, irjen  Kemdikbud Dryanyo Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemdikbud, serta guru-guru dan tenaga pendidikan seluruh Indonesia.

‘Gelar perdana ini menampilkan tim paduan suara berisikan 136 orang putra-putri hasil audisi 34 provinsi serta 72 orang tim Orkestra hasil audisi di jakrata dan ISI Jogjakarta. Kegiatan ini juga didukung Aubade pelajar 400 siswa/siswi SMP dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, serta penyanyi solo yang mempersembahkan lagu-lagu bernuansa patriotic, dan keragaman budaya bangsa.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H.M. Nasrullah Yusuf S.E., M.B.A. Menambahkan Orkestra Remaja Gita bahana Nusantara juga tampil dalam sidang Paripurna DPR/MPR di Gedung Nusantara kemarin (16-8), serta pergelaran puncak peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus.

“di istana kepresidenan peserta paduan suara tampil dengan busana tradisional provinsinya masing-masing . kemudian selain menyayikan lagu nasional, mereka akan menyayikan lagu medley nusantara,” katanya.

Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr.H. Muhatir Muhammad, S.E., M.M. pun mengaku memberikan dukungan penuh untuk kegiatan positif semacam ini. (ega/c1/rim)

Cost listrik di Indonesia termahal jika dibandingkan dengan Amerika dan negara Asean. “Kita sekarang ini USD 11 cent per kwh, Amerika hanya 3 cent, Bangladesh 3 cent, dan Vietnam 6 cent,” kata Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, usai kuliah umum di Universitas Teknokrat Indonesia pada Sabtu, 25 Agustus

Program Pendidikan (Prodi) Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia turut mendukung dan mensuksekan Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Bumi Sriwijaya Palembang.

Bersamaan dengan pesta olahraga tingkat Asian itu, sebanyak 71 mahasiswa didampingi empat dosen pembimbing yang akan melakukan observasi langsung terhadap jalannya acara perhelatan akbar olahraga terbesar skala Asia.

Meski baru akan menimba ilmu di perguruan tinggi, mahasiswa harus mempunyai cita-cita dan mimpi besar.

Untuk menggapai cita-cita dan mimpi besar perlu perencanaan yang baik dan bersungguh-sungguh untuk menggapainya.

Demikian dikatakan Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, saat menyampaikan kuliah umum Program Orientasi Perguruan Tinggi (Propti) Univesitas Teknokrat Indonesia, Sabtu (22/7/2017).

Mahathir Muhammad dalam kesempatan ini menyampaikan materi tentang sang juara generasi pemimpin nasa depan.

Menurut dia, kunci kesuksesan seseorang terletak pada manajemen diri mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tentukan tujuan dari awal, mana yang lebih prioritas, lalu komitmen untuk melaksanakannya. Dengan cara yang terencana ini maka apa yang menjadi mimpi mahasiswa akan terkabul.

Sebagai perguruan tinggi, Universitas Teknokrat mendidik mahasiswa dengan ilmu pengetahuan dan kompetensi pendukung. Salah satunya pendidikan karakter. tidak hanya menjadi pekerja dan wirausahawan, Teknokrat juga mempersiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan.

Mahathir Muhammad putra Rektor Teknokrat HM. Nasrullah Yusuf ini menjelaskan, generasi muda, sebagai penerus tonggak kepemimpinan bangsa, kaum intelektual, agent of change, dan agent of social control. Harus mampu memimpin diri untuk berdisiplin terhadap tugas dan kewajiban-kewajibannya.

Juga harus mampu mempengaruhi diri untuk tetap menjaga moral, kejujuran, aspek sosial serta yang terpenting tetap berpedoman pada sendi-sendi agama. Dalam kesempatan ini, Mahathir juga menekankan perlunya menjaga karakter bangsa.

Selain Mahathir Muhammad, kuliah umum juga disampaikan Dekan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Teknokrat, Akhyar Ridho, SS, MA, Ph.D. Lulusan Univesitas Malaysia ini menyampaikan materi bagaimana memenangkan persaingan dunia kerja dengan SDM unggul dan kompetitif.

MAHASISWA PENDIDIKAN OLAHRAGA

You are here: Home articel